Anita Sari Sukardi

"Adapun buih, akan hilang sebagai sesuatu yang tidak gunanya; tetapi yang bermanfaat bagi manusia, akan tetap ada di bumi."
(Penggalan QS. Ar Ra'd : 17)



 


Program Alirkan Air Kekalkan Kebaikan kita merupakan program yang dibuat untuk pembuatan sumur dan instalasi air minum.

Israel telah menolak akses warga Palestina ke seluruh Sungai Yordan sejak 1967 yang menjadi salah satu sumber air utama. Menurut perkiraan yang berbeda, antara 80% hingga 85% air tanah di Tepi Barat digunakan oleh pemukim Israel. Israel juga telah memasang penjagaan dari banyak sumur dalam di sepanjang perbatasan Gaza, yang dengan cara ini mengekstraksi banyak air tanah sebelum mencapai Gaza.

Seluruh wilayah Palestina saat ini sulit untuk mendapatkan air bersih, termasuk wilayah 48 yang dijajah lebih dari 72 tahun. Bantuan wakaf sumur yang sahabat berikan akan sangat bermanfaat bagi kehidupan penduduk Palestina.

Dengan adanya program ini untuk saudara-saudara kita di Palestina, kita berharap agar warga Palestina tidak kesulitan lagi mendapatkan air bersih.

CARA BERDONASI

  1. Klik “Donate Sekarang” di website adara relief internasional (https://adararelief.com/fundraising/program-wakaf-sumur-di-gaza-palestina/)
  2. Masukkan jumlah donasi lalu klik “Donate Sekarang”.
  3. Isi data diri pada detail donasi.
  4. Pilih cara pembayaran lalu klik “Donasi Sekarang”.
  5. Lakukan konfirmasi donasi melalui WhatsApp ke nomor: 087780464183.
Sahabat Donatur juga bisa langsung melakukan transfer melalui rekening bantuan untuk Palestina a.n Yayasan Adara Relief International berikut ini:

Bank Muamalat 309-000-2717 / 309-000-6360 (Gerakan Koin)
Bank Mandiri 070-000-5658799


 

Beberapa lalu gue mengikuti kajian online bersama Ustadzah Ninih (Istri Aagym). Beliau menjelaskan mengenai kiat bahagia untuk muslimah.

Kurang lebih dari pemaparan beliau persis dengan pandangan gue, bahwa bahagia itu dicipta oleh pribadi (berasal dalam diri).

Kuncinya untuk menjadi muslimah bahagia adalah dengan 5 Jangan.

  1. Jangan terlena dalam kesedihan.
    Sebagai manusia pasti kita tak pernah luput dengan yang namanya kesedihan. Namun kita harus bisa segera bangkit. Ibarat kata "Kita hidup untuk di hari ini dan masa depan, bukan masa lalu."

  2. Jangan merasa ada dengki
    Baik disengaja atau tidak kita harus senantiasa berdoa agar Allah menghindarkan kita dari rasa dengki. Mana kala kita tidak sengaja mendengki/iri kita harus lekas beristighfar dan berdoa semoga Allah mengangkat rasa kedengkian ini.

  3. Jangan pernah putus asa dari rahmat Allah
    Terkdang memang apa yang kita inginkan tidak sejalan dengan takdir Allah. Namun kita tidak boleh berputus asa. Segala sesuatu yang ditetapkan Allah kepada kita pasti baik adanya.

  4. Jangan lupa bersyukur
    Jangan lupa bersyukur dengan hal kecil yang kita punya ataupun yang kita lakukan. Karena dengan bersyukurlah membuat kita kaya jiwa.

  5. Jangan lupa selalu beribadah.
    Sebagai umat maka kita tidak boleh terlepas dengan ibadah. Lebih bagus mana kala kita menyempurnakan amalan wajib kita dengan amalan-amalan sunnah yang diajarkan rasullullah untuk kita.

Bandung, 16 Oktober 2020 | ©www.anitasarisukardi.com
Image Source: Google Picture



Gue merasa ada sesuatu yang berbeda sejak aahva demam selama dua minggu (tiga bulan yang lalu). Gue merasa tak lagi bertatap muka dengan aahva. Namun, kala kontrol terakhir dokter mengatakan bahwa itu salah satu proses kesembuhan. Gue semakin hari semakin tak tenang, aahva sering kali terjeduk. Aahva pun sering jatuh ketika jalan. Sering marah-marah dan teriak-teriak.

Akhirnya gue memutuskan memeriksakan aahva. Gue periksa ke Prof. Dadang, dari hasil diagnosa beliau aahva menunjukkan gejala autis awal (ADHD). Beliau menyarankan gue untuk membawa aahva ke dokter tumbuh kembang anak. Gue syok. Gue tak pernah terfikir akan hal ini. 

Gue pun akhirnya membawa aahva ke dokter rujukan Prof. Dadang. Hasilnya pun sama, aahva didiagnosa ADHD. Gue terdiam, meski pake sesenggukan.

Gue ingat betul buku-buku yang gue baca, bahwa anak adalah satu ujian. Gue tak boleh terpuruk meski rasanya sesak. Gue menyesal beberapa waktu sebelumnya yang undercontrol, lupa yang namanya UJIAN. Ujian kali ini gue merasa terkena pukulan telak. Gue juga tak paham apa rasanya jadi suami gue. Akankah gue mampu dengan ujian ini? Akankah gue menyesali keadaan berlarut-larut? Ataukah gue beryukur dengan semua ini?

Saat ini aahva masih menjalani terapinya. Perlahan terdapat perubahan, meski untuk kefokusan penglihatan belum terlihat. Gue tahu betul kami harus membawa aahva untuk melakukan serangkaian tes mata dengan level tinggi. Namun apalah kita, kami masih terkendala dengan keuangan. 

Semoga Allah menguatkan kami akan ujian ini. Semoga Aahva bersyukur mempunyai gue sebagai ata dan mas riyan sebagai ayahnya.


Bandung, 19 Juni 2020 | ©www.anitasarisukardi.com
Image Source: Personal Album

Hai hai hai.
Sudah agak telat sepertinya ya.
Sowryyy.
So apa kabar di Tahun baru teman-teman?
Apa resolusi kalian di tahun 2020 ini?
Boleh-lah cerita-cerita sikit.

Untukmu yang sedang merangkai kegiatan 2020. Kalender muslim 2020 ini bisa dijadikan sebagai acuannya loh ya.




Bandung, 29 Maret 2020 | ©www.anitasarisukardi.com
Image Source: Google



Assalamu'alaikum wr.wb
Gaes, kali ini gue pengen sharing tentang amalan yang membuat kita tenang. Apa saja amalan tersebut, yuk kita bahas!

Sebelum masuk ke point dari amalan-amalan tersebut, diawal pembahasan ustad Adi Hidayat mengemukakan potensi besar yang ada pada wanita namun tidak ada pada orang lain.
Potensi tersebut antara lain:
  1. Rahim
  2. Melahirkan
  3. Menyusui
Nah masing-masing potensi tersebut benar adanya memang seperti sebuah keajaiban dan keistimewaan dari Tuhan kepada hambanya. Hanya wanita yang mempunyai rahim, namun tidak semua wanita berahim sehat, maka betapa beruntungnya wanita yang mempunyai rahim sehat dan kuat. Begitu pula dengan keadaan melahirkan dan menyusui, semuanya spesial. Bahkan ketika melahirkan juga, seorang wanita berjuang antara hidup dan mati.

Nah selanjutnya, kita akan berbicara soal ketenangan. Ketenangan merupakan jaminan pertama ketika manusia diturunkan ke bumi. Seorang manusia akan tenang manakala ia mengingat Tuhannya. Maka bagaimanakah menghadirkan ketenangan itu? Yaitu dengan hal-hal sebagai berikut;
  1. Sholat
  2. Doa
  3. Membaca Al Quran
  4. Menghafal Al Quran
  5. Menyebut kalimat-kalimat thoyibah 


Bandung, 26th February 2020 | ©www.anitasarisukardi.com
Image Source: Personal Album





Banyak orang yang pura-pura sayang sama diri sendiri, tapi nyatanya tak mengenal dirinya sendiri. Ikut kanan-kiri yang pada akhirnya membuatnya bingung. So i wanna share to you how to self care.

  1. If it feels wrong, then don't do it.
    Yah istilah kecenya sih ikutin naluri ajah. Percaya atau engga dalam satu idividu itu seperti ada individu di dalam individu. Bener ga? Gimana ya jelasinnya. Hmmm like kita mikir tapi ada pikiran lain gitu. 
  2. Say "exactly" what you mean.
    Ndak udah bertele-tele. Nah kalau kita memang tipikal orang yang susah to the point, coba deh belajar dikit demi sedikit. Emang sulit, tapi pasti bisa kok.
  3. Don't be a people pleaser.
    Kita tidak bisa membuat semua orang suka sama kita, karena toh pasti ada yang benci atau julid. Please enjoy ajah.
  4. Trust your instincts.
  5. Never speak badly about yourself.
  6. Never give up on your dreams.
  7. Don't be afraid to say "no".
  8. Don't be afraid to say "yes".
  9. Resist the need to always have control.
  10. Stay away from drama and negativity.

Bandung, 4th February 2020 | ©www.anitasarisukardi.com
Image Source: Personal Album




Such a long time no update this blog. Kaget juga nih gue waktu buka blog. Ternyata dia update platform. Nice. Hahaha. Well I'm sorry. Being a mommy at home it's not a game. Waktu gue banyak tersita buat anak dan kegiatan rumah. So di moment new year ini, gue mau mulai lagi nih aktif nulis.

Nulis apa ajah. Pengalaman ataupun pandangan gue terhadap sesuatu or beberapa ilmu yang baru gue dapat seperti sebelum-sebelumnya.

Bismillah.
Bandung, 9 Januari 2020 | ©www.anitasarisukardi.com
Image Source: Personal Album


Duh lama nih tak bersua. Jadi malu.
Maklum nulis jadi kegiatan yang lumayan sulit.

So kali ini gue mau ajak temen-temen buat bikin banana bread ala starbuck yang murce dan simpel tentunya. Bahan-bahannya pake bahan yang sering terlihat di dapur. Kalau tidak ada ya beli deh. Hehehe.

Untuk detailnya kalian bisa nonton di video ini yah. Jangan lupa like dan subscribe. Thank you before.
Cusss