Anita Sari Sukardi

"Adapun buih, akan hilang sebagai sesuatu yang tidak gunanya; tetapi yang bermanfaat bagi manusia, akan tetap ada di bumi."
(Penggalan QS. Ar Ra'd : 17)



Hujan

0
​Kamu tahu hujan?
​ ​Rasanya tidak semua menyukainya, termasuk aku. Aku tidak menyukainya jika turunnya hanya sebentar, karena yang paling ku sukai ketika ia datang begitu deras, berangsur-angsur hingga akupun terbawa dalam alunan derai renungan. Derainya begitu syahdu membawa hati, terdengar begitu merdu.



Hidup tidak seperti apa yang manusia mau. Tidak seperti yang terencanakan. Karena akan datang masa kekacauan yang kita sendiri tidak inginkan. Sungguh ini adalah kebaikan, karena Allah telah mengatur dalam sebaik perencanaan.

Jangan bersedih…
Setiap dari kita punya masa iman naik dan turun. Naiknya boleh melesat lebih, asal turunnya hanya segaris atau mungkin setitik. Ingatkan? Kan kamu yang mengajarkan…
(Karena aku selalu menerapkan)

Boleh jadi hati kita yang sedikit mengeras. Walau badai menghempas, ia akan tetap bersikeras. 
Boleh jadi ibadah kita hanya sekedar ibadah. Walau berucap “AllahuAkbar” namun hati tak sedikitpun bergetar. Rasanya cerita tentang kematian sama sekali tak pernah ada kabar. Padahal kita bukan apa-apa, tapi masih saja sering melupa. Mati bisa saja setelah membaca tulisan ini.

Jangan bersedih…
Apa yang mata lihat adalah indah. 
Apa yang hati rasa adalah fitrah.
Apa yang terdengar adalah karunia.
Apa yang terlihat begitu sempurna.
Sungguh, tak pernah ada yang salah ketika jalur berada pada-Nya. Yang salah ketika alur tidak sesuai aturan-Nya.

Kenapa ada tamparan yang tak terasakan? Sungguh ini bukanlah serangan, bukanlah hal yang menyakitkan… Ini kenikmatan.

Semua karena Allah.

Kamu tahu? 
Allah sedang menyapa. Dengan cara-Nya, Ia sampaikan kerinduan. 
Karena Allah rindu bermesraan.