Anita Sari Sukardi

"Adapun buih, akan hilang sebagai sesuatu yang tidak gunanya; tetapi yang bermanfaat bagi manusia, akan tetap ada di bumi."
(Penggalan QS. Ar Ra'd : 17)



Jika Dakwah (Ajaran) Rasulullah Tidak Sampai Kepada Kita Saat Ini?

0
Jika Dakwah Tidak Sampai Kepada Kita
"Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu dan telah kuridhoi Islam itu sebagai agamamu."

QS. Al Maidah: 3

***

Aku berfikir keras, kenapa Allah menjunjung tinggi agama ini (Islam). Kutemukan beberapa fakta dan aku pun menggabungkan benang-benang merah tersebut. 

Sungguh hanya kuasa Allah-lah jika pada agama ini terdapat sistem Riwayat. Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) riwayat adalah uraian tentang segala sesuatu yang telah dialami (dijalankan) seseorang; biografi. Tidak seperti agama lain, di agama Islam penuturan sebuah kisah harus jelas dari siapa, turun ke siapa secara jelas, berurut dan tidak ada celah misalnya "katanya".

Sistem riwayat tersebut tercatat secara rapi, apik dan dapat dipertanggung jawabkan. Semua hal-hal yang wajib dan sunnah secara logis ada penjelasan-nya. Semua hal telah diajarkan Allah melalui Rasulullah Muhammad. Dan inilah mengapa Islam diturunkan di Mekkah (Arab), di Arab cara penyampaian pesan dilakukan secara jelas, dan cermat.

Jauhnya Islam diturunkan, lantas aku mengandai-andai. Sekiranya dulu Allah tak pernah memenangkan Islam di muka bumi ini. Bagaimana Indonesia bisa mengenal Islam? Bagaimana saat ini aku bisa tahu apa itu Islam? Ah sesak rasanya.

Apa iya aku bakal bisa mengenal Allah dan rasul? Apa iya aku bisa menyayangi orang tuaku seutuhnya? Apa iya aku akan bisa membaca quran? Apa iya aku bisa beribadah dengan benar? Apa iya aku bisa bersosial dan menghargai orang lain dengan baik?

Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah. Aku bersyukur jika baru sekarang mampu berhijrah, aku bersyukur bahwa akhirnya aku bisa terbangun dari lelap yang panjang untuk memahami agama ini. Karena aku yakin, masing-masing individu memiliki proses. Aku dan kalian pun begitu. Entah kita lslam karena keturunan atau Islam karena baru mengenal (mualaf) yang penting jangan pernah menyerah.

Jakarta, 19 September 2017 | ©www.anitasarisukardi.com
Image Source: Pinterest